Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Minggu, 10 Maret 2013

Legend Sword ( 11 )


LEGEND SWORD part 11

" Kebersamaan "

Original Text : Bima
Original ART : Tiara

Selamat membaca yaaa....
maaf jika ada tokoh yang di libatkan ( _ _ )

" HUAAARGGG !! " Mocher merasakan kesakitan yang amat perih, Pedang Kematian mengambang di udara, Mocher pun juga mengalami hal yang sama oleh Pedang Kematian.
" NGGWINGG NGGG " Keristal Hitam berada di atas kepala M
" WUSHHTT JLUBB " " KGGYHHAAAA !! " Rintis M kesakitan karena Kristal Hitam telah masuk kedalam dirinya, Cahaya Hitam legap timbul akibat Kristal Hitam bergabung dalam diri M
" Wushhh Wushhhh " Saat M Dan Kristal Hitam bersatu debu debu di Lembah Triache berhamburan menjadi Tsunami debu yang membuat Monster Monster penunggu lembah ketakutan, mereka ( Monster ) lari kocar kacir merasakan aura kegelapan yang luar biasa
" AUARGHHH !! " Rintis M masih merasakan kesakitan di dalam dadanya
" Bughh !! " Proses penyatuan pun selesai
" Booff !! " Jubah hitam M berubah menjadi Baju Zirah berwarna Dark Red bercorak api hitam " Hoshh Hoshh, Apa yang terjadi pada ku
" Pikir M dalam hati Apa ini ??! " Ujar M yang melihat Baju Zirah yang ia pakai
" Graaunggg !! " Muncul lah se ekor Puma Hitam, Puma tersebut memakai pakaian berwarna hitam, di punggung puma tersebut ada logo Kematian
" Tap tap tap " Puma Hitam menghampiri Mocher yang sudah berubah
" Graaww Groow " Tampak jinak kucing besar itu berada di sisi M, M pun mengelus elus kepala sang Puma
" Hoohooo, kau sangat jinak, beda dengan Monster yang lain nya :) " Pikir M dalam Hati
" Sudah sudah, Aku mau pegri dahulu, ada janji yang harus aku tepati " Ujar Mocher ke Puma sambil melihat kalung pemberian Cindy
M pun pergi menjauh dari Puma Hitam itu, tapi kucing besar itu tetap mengikutinya
" Hey kenapa Kau selalu mengikuti ku ? " Ucap Mocher menengok ke belakang
" Grooww "
" Ngwingg ngwingg " Dari dalam tubuh Puma keluar Gelang hitam
" Teek " Gelang tersebut mendekati M dan langsung terpasang di kanan kirinya
" Haaahh apa lagi ini " Ujar M dalam hati
" Itu adalah Gelang ikatan antara kita, aku adalah hewan yang lahir dari Kristal hitam, dengan Gelang tersebut kita bisa berinteraksi 1 sama lain, Hanya kau yang bisa mendengar suara ku, karena kau yang memakai Gelang tersebut " Ucap Puma yang menelepati M
" Ohh jadi kau adalah hewan dari Kristal itu, terus apa yang akan kau lakukan sekarang ? " Tanya M kepada Puma Hitam
" Aku akan membantumu dalam berperang dan akan menjadi sahabat mu " Jawab Sang Puma
" Bailah kalau begitu, tapi ada 1 masalah lagi, aku tidak bisa mengajak mu jika kau bertubuh besar seperti itu "
" Itu hal yang mudah bagi ku, aku bisa berubah wujud menjadi kucing kecil yang hitam dan juga manis "
" Haahh ??? okedah, ayo kita pulang ke tempat di manah orang orang menunggu ku "
" Ayoo, supaya lebih cepat kau naik ke punggung ku, aku akan bawa kau ke sana "
M pun menunggangi sang Puma Hitam dan langsung menuju ke tempat Cindy, Achan dan Nabilah berada

*=== Tempat Sigit dan Putri ===*

" Huuuhh sudah lama Aku tak berjumpa dengan Denanda, apakah Kau baik baik saja kawand di sana ? Semoga kau baik baik saja, Nanti aku akan kenalkan kau dengan Istri tercinta ku :D " Ucap Sigit dalam hatinya
" Hey kamu lagi ngapain si ? Ko senyum senyum sendiri saja ? " Ucap Putri menepuk pundak Sigit yang ada di depan rumah
" hehehe aku lagi nunggu sahabat ku sayang, ayo kita makan siang " Jawab Sigit dan langsung masuk kedalam Ruma bersama Putri

*=== Raja Raymond dan keluarganya ===*

" Sonia cepat kemari, kau sudah ber umur 17 tahun, kapan kau mencari pasangan ? Aku sangat ingin menimamg cucu " Ucap Raja Raymond kepada putri pertamanya
" Iyaa Ayahanda, Hmmm aku seterah saja, di jodohkan pun aku mau " Jawab ramah Sonia
" Baiklah, nanti aku akan menjodohkan mu dengan seorang pendekar yang kuat, nantinya dia yang akan menjadi pemimpin kerajaan ini "
" Iyaa "

*=== Yakuza Timur ===*

" Treeek treeek, Cepat kau keluar sekarang " Ucap Gavin membuka kan Sel Ochi
" Baa baaik " Ochi pun segera keluar dari dalam sel
" Kenapa kau menyelamatkan aku ? " Tanya Ochi
" Ku pikir kau adalah wanita baik baik, jadi kau pantas untuk di selamtakan " Jawab Gavin
" Hmmm terimakasih " Jawab Ochi yang mengikuti langkah Gavin ke luar dari isntana
" Swussshh !! " Gavin membunuh Prajurit yang mengetahui tindakan dia untuk kabur
" Hampir saja di teriak " Ujar Gavin, Ochi hanya terdiam dan terus berlari mengikuti Gavin
" Akhirnya kita bisa keluar juga, Hossshh hossshhhh " Ujar Gavin menghela nafas yang terengah engah
" Gavin kita mau kemana sekarang ? " Tanya Ochi
" Kita akan kerajaan Yoichi, di sana kita akan memberikan semua info yang ku dapat selama menyusup sebagai mata mata kepada yang mulia Raja Raymond " Ucap Gavin sambil berlari bersama Ochi menjauh dari Kerajaan Yakuza Timur

------

" Hey kau cepat panggil Gavin, suruh dia menghadap ku " Ujar Fhand  kepada salah seorang prajurit
" Baiik panglima " Jawab singkat sang Prajurit
Prajurit pun datang ke tempat Gavin biasanya berada, setelah di cari selama beberapa menit dia mendobrak pintu masuk kamar Gavin
" Haahh ?? Ko kamarnya kosong, Gawat Gavin telah kabur " Ujar  Prajurit Yakuza Timur
Prajurit itu pun segera berlari menghadap Fhand panglima kerajaan Yakuza Timur
" Mohon maaf yang sebesar besarnya Tuan ku, Tuan Gavin telah pergi dari kerajaan ini " Ucap si Prajurit
" Kurang Ajar !!! Cepat perintahkan beberapa Prajurit menangkap Gavin, kemungkinan besar dia berada tidak jauh dari kerajaan ini !!! " Ucap Fhand yang kesal
" Baik Tuan ku "
Prajurit yang tadi berbincang bincang dengan Fhand pun memanggil beberapa temannya, dengan sigap dia mengejar Gavin yang kabur
" Sial !! ternyata dia adalah mata mata, kerajaan mana dia pergi, bisa bahaya kalau dia membocorkan Rahasia ku " Ucap Fhand dalam Hati

*=== Yakuza Barat ===*

" Ayoo bersulang !! " Ucapa Raja Andres
" Cisss !! " Ujar Pijar yang bersulang dengan Andres
" Hoi, kau sudah menjadi Raja, kapan kau menyunting seorang wanita untuk di jadikan Ratu ? Tanya Pija yang sedang mabuk bersama
" Hmmm... aku sih mau, tapi tidak ada yang cocok dengan tipe ku " Jawab Andres
" Bagaimana kau ku kenalkan dengan Sepupu ku, dia itu sangat Cantik " Ucap Pijar menwarkan seorang gadis yang sangat cantik
" Baiklah, nama gadis itu siapa ? "
" Namanya adalah Sendy "
" Besok kau kenalkan aku dengan dia "
" Baik dengan senang hati "

*=== Kota Kasuhiko ===*

" Kau tunggu saja bersama mereka, biar aku sendiri saja yang menyusul M di lembah Triache " Ujar Denanda yang hendak menunggangi kudanya
" Baik, hati hati ya " Jawab Meolody yang memberikan Ciuman perpisahan
" Iyaa, hey Cindy tolong kau jaga kekasih ku ini " Ucap Denanda yang langsung pergi meninggalkan mereka semua

*=== Perjalanan Mocher ===*

" Waah kau sangat cepat, dari kemarin aku bersama mu, tapi aku belum tahu siapa namamu " Ucap Mocher kepada Puma Hitam
" Aku tidak mempunyai Nama " Jawab sang puma
" Ohahaa, kalu begituh aku akan memberikan mu nama Zoi "
" Okee Nama yang bagus, perkenalkan Nama ku Zoi " Ucap Sang Puma
Mereka berdua pun bergerak dengan cepat menuju kota Kauhiko

*=== Black Lord ===*

" Yang mulia kapan kau akan menyerah kembali Kerajaan Yoichi ? " Tanya Surya mendesak Raja Carwan Demon
" Sabar, aku Harus mencapai sesuatu hal lagi "
" Baiklah, maaf kalau aku lancang telah berbicara seperti ini "
" Hmmmm "

*=== Desa Kasuhiko ===*

Semuanya sedang berada di kamar penginapan

" Ka sudah berapa lama menjalin hubungan dengan Abang yang tadi ? " Tanya Nabilah
" Sudah 2 tahun de " Jawab singkat Nabilah
" Kenapa tidak menikah ? " Sambung Achan
" Yaa ga ada waktu, kaka si mau aja, tapi Ka Denanda belum ngelamar :3 " Ujar Melody malu malu
" Kenapa ga kaka aja yang ngelamar, nanti di ambli orang lhoo :D " Ledek Cindy
" Waaah benar juga sesampainya dia di sini akan ku lamar Ka Denanda, aku sudah tidak sabar :3 "
" Ehhh ahhahaha " Semuanya pun tertawa melihat Melody yang begitu polos menanggapi candaan dari Cindy

*== Gavin Dan Ochi ===*

" Sial kita di kejar " Ucap Gabin menoleh ke belakang, kemudian berbalik badan untuk melawan Prajurit Yakuza Timur
" Hahahah Akhirnya ku temukan juga kau penghianat "
10 orang Prajurit pun maju dengan menggunakan Tombak yang sangat Tajam
" Jrossssshhhh !! " Tombak tombak yang mengarah ke Gavin menancap di pepohonan
" Siaal !! Ternyata kau cepat juga menghindari serangan kami
" Ckkkckck " Tawa Gavin
" Para Prajurit pun turun dari kudanya dan langsung berlari menghampiri Gavin
" Rotthetsu !! " Gavin mencabut pedangnya dan langsung menebas para Prajurit dengan gerakan zigzak
" Huaaahhh " Para Pajurit pun terbunuh semua di tempat, darah dari prajurit pun berceceran di tanah dan menempel di pepohonan


sambung ke part 12
komentar yaa :D
hoohhohoho


Sabtu, 09 Maret 2013

Legend Sword ( 10 )



                                       ===== Legend Sword Part 10 ====*

                                                    " Cahaya Kegelapan "

Mocher pun menalnjutkan perjalanannya ke lembah Triache sendirian, hari demi hari di jalani tanpa canda tawa Achan, Nabilah dan Cindy
perjalanan terasa sunyi tapi apa boleh buat karena M tidak mau membahayakan nyawa mereka, dalam perjalanan nya muncul Monster Monster yang kecil, Mocher menghabisinya dengan mudah

Di sisi lain Denanda dan melody sudah mendekati M, tinggal 3 kota lagi sampai ke tempat Achan, Nabilah dan Cindy berada, perjalanan mereka bisa di bilang lancar dan juga cepat karena Denanda menunggangi kuda kesayangannya yang begitu cepat

Surya dan Ogi juga sudah bertambah kuat karena berlatih dengan keras di jurang kegelapan, jurus jurus baru pun di miliki oleh Surya, tak hanya jurus jurus individual, jurus combination pun sudah di kuasainya berkat batuan Ogi

Dimas pun telah menjemput permaisuri kerajaan Yoichi, tampak sehat dan bugar mereka semua, Raja Raymond pun begitu senangnya melihat kepulangan mereka semua, sebuah pesta pun di adakan untuk menyambut kepulangan sang istri tercinta beserta anak anaknya

Beda halnya dengan Sigit, dia sangat repot mengurus calon calon tentara baru kerajaan Yoichi, di dalam Academy tentara Baru Sigit menemukan seseorang yang lumayan kuat dia adalah Putri, seorang gadis berparas canti dari desa Hijime tepatnya di barat kerajaan Yoichi, tidak hanya sampai di situh, Sigit mulai jatuh cinta dengan Putri, hal sebaliknya pun di rasakan oleh putri, akhirnya mereka menjalin asmara, selang beberapa hari mereka memutuskan untuk menikah

Di kerajaan Yakuza Timur Fhand mulai melakukan kebiasaan nya, para budak wanita hasil rampasan perang di jajal 1 per 1, tapi tidak bagi Ochi, dia tetap di simpan dan di jaga baik baik oleh Fhand karena Ochi adalah permata baginya, Gavin yang mulai kesal memutuskan untuk mencoba pelarian dan membawa Ochi pergi dari kerajaan yoichi

Andress sangat bahagia atas kedudukan nya sekarang, dia menjabat sebagai Raja Yakuza Barat, harta yang begitu banyak dan mempunyai kekuasaan penuh atas Yakuza barat semakin berambisius untuk mencapai tujuan nya

Raja Carwan Demon penguasa Balck Lord pun makin mencapai titik kehebatan nya, gerbang gerbang kegelapan berhasil di kuasai dengan mudah, Kerajaan Black Lord juga mempunyai 1 senjata Khusus yang amat mematikan, dan senjata itu di simpan sebagai penyerangan balik ke kerajaan Yoichi

1 bulan 15 hari pun telah berlalu, Mocher telah sampai di Lembah Triache, Denanda dan Melody baru saja sampai di kota Kasuhiko

" Haduhh bagaimana ini ?? Perlu setengah bulan lagi kita sampai ke Lembah Triache " Ujar Denanda mengeluh
" Hmmm ya mau gimana lagi,kita sudah berusaha kok, kita singgah saja dulu di sini, rasanya badan ku sudah mulai kelelahan akibat perjalanan yang panjang ini " Ucap melody
" Baiklah ku rasa kita perlu istirahat juga di sini "
Denanda dan Melody pun berjalan ke sebuah penginapan khusus orang pendatang, baru saja mereka sampai di tempat pembayaran untuk memesan kamar
Terlihat Cindy, Achan dan Nabilah berjalan bersamaan untuk memasuki kamar mereka
" Ka Cindy, 2 bulan dikit lagi tiba, apakah Ka Mocher bisa selamat dari Lembah itu ?? " Tanya Nabilah Khawatir
" Kita berdoa saja ya dede Bibil semoga kaka Mocher selamta dan kembali bersama kita lagi " Jawab Cindy tersenyum
Achan hanya mendengarkan pembicaraan mereka berdua
" Hoii kalian, tadi kalian membicarakan Mocher ya ?? " Sambung Denanda memanggil Cindy dan yang lainnya
" Iyaaa " Jawab Cindy
" Apakah Mocher yang kalian maksud membawa pedang Hitam besar dan dan memakai jubah Hitam ?? " Tanya penasaran Denanda
" Iya betul, kalian siapa ya ?? " Tanya balik Cindy kepada Denanda
" Aku Denanda dan ini Melody, kami dari kerajaan Yoichi ingin bertemu dengan beliau "
" Waah sayang sekali beliau sedang menuju ke Lembah Triache, mungkin setengah bulan lagi akan sampai di sini itu juga kalo kaka Mocher masih hidup :( "
" Siaaalll, dugaan aku benar anak kecil itu pegi ke Lembah Triache sendirian, apa yang harus aku lakukan " Pikir Denanda dalam hati
" Apakah benar beliau memakai jubah hitam yang lengan kirinya terpotong dan tampak terlihat tato di tangan kiri nya ???? " Tanya Denanda kepada Cindy
" Iyaaaa, memangnya sangat penting bertemu dengan kaka M ? "
" Benar, kami di utus oleh Raja Raymond untuk menyampaikan wasiat dari paman Mocher ( Jamal ), paman nya telah tiada "
" Turut berduka cita atas kepergian nya "
" Jadi kalian siapa ? Kami adalah Sahabat Mocher
" Ohhhh.. beberapa hari ini kami akan menginap di sini dan bertanya sesuatu dengan kalian "
" Hmmmm iyaaa.. "

*===== Lembah Teiache =====*

" Akhirnya Aku sampai juga di Lembah kematian ini " Ujar M sambil menenteng pedang Hitam besarnya
" Grooowwwhhhhh Grooowwhhh " Suara Para Monster menyambut kedatangan M, di tebing tebing Lembah yang curam di tumbuhi pohon merambat terlihat beberapa sosok Monster yang ukurannya sangat besar
" Hoooaargggggg " Salah 1 Manusia kelelawar terbang mendekati Mocher
" SLAHHHSS !! " Monster kelelawar di tebas
Belum sampai di situh, 3 Moster Babi membawa tombak berlari kencang, Mocher pun ikit berlari kencang menyeret pedangnya hingga menimbulkan percikan api
" Tarian Hitetsu !! " Pedang Mocher mengeluarkan Cahaya berwarna Hitam
" Trrriingggggggg SWuuuuttthhh " 3 Monster Babi itu pun terbelah menjadi beberapa potongan
" sssstttt BUGH BUGH BUGH " Lemparan karang menghujani M
" Tap tap tap " Dengan siga M berlari menghindar
" Groaaahhhhh Groaaaahhh " Munculah 1 Monster Orge memakai pakaian perang membawa Palu Besi raksasa beserta beberapa anak Buag Monster Orge
" Blazee Heaven " Mocher menebas hampa udara terbentuklah Sabit berwana Hitam Kemerahan

" DHoargagghhhhh !!! " Sayatan nya mampu di hindari oleh Orge raksasa tersebut, Orge itu pun Lompat langsung bertatapan muka dengan M
" Fufufufu Menyebarlah Roxxa !! " Pedang M berubah menjadi jarum jarum kecil dan jarum jarum kecil tersebut menyayat Tubuh Orge raksasa, Orge itu ppun jatuh tersungkur
" Huauhahahahahah !! Siapa kau " Ucap Lexo Pemimpin Lembah Kematian


" Aku Mocher pengembara dari Kota Gringe menantang kau untuk berduek hingga Mati untuk mendapatkan Pedang întuneric !! " Ujar Mocher
" Show Yours Skill !! "
" Nggiinngggg nggingg Lexo pun terbang mendekat mau menebas M
" Traaanggggg " Mocher menahan nya, tapi kekuatan Lexo begitu besar hingga mendorong Mocher ke sudut tebing
" Maximum xerox  !! " Ujar Lexo merapal jurus 
" Brussshhhhhh " Tubuh Lexo menjadi Asap kelabu
" Huaahrghhhh " Mocher terkena sayatan demi sayatan
" Apa cuma segitu kemampuan mu ? " Tantan M kepada Lexo
" GWOOOOWWWHGG !!! Lexo mengamuk
" Kyhaaaa !! DevilDemonMode !! "
" Brussshhhh wuhsshh wuhhhss " Tubuh M di kelilingi Aura Kegelapan

" Ku kirim kau kembali ke tempat asal MU !!!, SUN DARK DEMONS BLAZE !! " Mocher mengumpulkan semua kekuatan nya di satu titik, Pedang Mocher di selimuti Warna Hitam merah
" SWesshtttttt !! "
" BOOFFHH !! " Tubuh Lexo tertebas tapi tidak memberikan pengaruh apa apa
" Apa serangan pamungkas ku tidak berpengaruh ??!! "
" Ku akhiri semuanya !! Guahahahah " Teriak Lexo mengayunkan pedang sabit besar miliknyaa
Tiba tiba saja Kristal Hitam yang ada di kantong saku Mocher keluar terbang
" NGwingg ngwingggg "
" Apa Tidaaaaaaaaaaaaaakk !! "
Lexo pun tersegel di dalam Kristal Hitam tersebut, ternyata Kristal Hitam itu adalah cangkang milik Lexo  

" Sudah berakhir !! Hosshh Hosshh " Ucap Mocher memegang tangan kanan nya yang bersimbah darah 
" Tap tap tap " Dengan tenaga seadanya Mocher menuju bukit di mana  Pedang întuneric tertancap 
" HGYAAAA !! " Tercabutlah pedang Legendaris Cahay hitam menjulang ke atas langit

Semua penduduk dunia melihat kejadian tersebut

" Apa itu ?? Apa yang terjadi dengan Kaka M ? " Pikir Khawatir Cindy
" Semoga kau selamat ka " Ucap Nabilah dan Achan

" Tampaknya ada yang telah berhasil mencabut pedang Legendaris tersebut " Ujar Raja Black Lord

" Huuuu apa yang terjadi " Heran Andress menatap Langit

" Luar Biasa, apakah itu yang di namakan cahaya pedang abadi ?? " Pikir Fhand dalam Hati yang juda melihat ke arah langit

" Semoga yang mencabut pedang itu adalah kau Nak " Ujar Raja Yoichi


sekian yaa part 10 nya , sambung ke part 11 gan :D

Tinggalkan komentarnya ya :D

Legend Sword ( 9 )





*[][][] ==== Legend Sword Part 9 === [][][] *

" Lembah Kematian "

Original TEXT BY : Bima


Malam ini sangat sunyi bagi M dan teman temannya, tak ada halangan yang menghadang, Cindy pun mulai membaik, M pun berencana melanjutkan perjalanan nya ke lembah Triache bersama Achan,Cindy dan Nabilah, sementara Denanda dan Melody menyusul M yang pergi untuk menyampaikan berita duka cita atas kepergian Jamal, dan menyampaikan sebuah wasiat, sedangkan 3 kerajaan musuh masih bermabisius untuk mencapai tujuannya masing masing.

*=== Kerajaan Yakuzaa barat ===*

" Hmmm walaupun Aku mengendalikan pasukan tetapi rasanya masih ada yang kurang, aku harus berbuat sesuatu " Ujar Andress dalam hatinya sambil merencanakan sesuatu
" Teng teng " Suara jam besar berdenting
Andress menyusup ke dalam istana tempat di mana Raja Yakuzaa Barat berada, para penjaga mulai tertidur karena sudah dini hari,terlihat hanya beberapa penjaga yang masih terbangun
" Srettt !! Srett " Andres dengan mudah membunuh para penjaga yang ada di depan pintu kamar Raja
" Kreeeek " " Booofff "
Masuklah Andress, tampka terlihat Sang Raja dan Ratunya tertidur dengan lelapnya
" Maafkan aku, ini demi kepentingan Rakyat,kau Raja yang tidak berguna " Ujar Andress kemudian langsung membunuh Raja & Ratu Yakuzaa Barat, darah sang Raja berceceran Di Kasur nya, kejadian tersebut tak ada yang mengetahui karena saksi mata sudah di bunuh semua

* Ke esokan Harinya *

" Tok tok tok " Suara Penjaga datang ke tempat Andres
" Hmmm ada apa ?? " Tanya Andress memasang tampang polosnya
" Kabar duka Tuan, Sang Raja, Ratu telah Wafat, semalam dia di bunuh oleh Prampok tak di kenal, harap Tuan menghadiri upacara beliau "
" Haahh ?? Sial, tadi malam ku tertidur karena lelah, baiklah saya akan datang " Jawab Andres seolah olah tak mengetahui kejadian tersebut
Penjaga itu pun pergi, Andress mengganti pakaian nya untuk melayat sang Raja
Banyak Rakyat dan Petinggi Kerajaan menghadiri pemakan Raja,Ratu sang Yakuzaa Barat, semua menangis berseding atas kepergian Raja,Ratu tercintanya
Setelah Acaara pemakaman selesai sang Penasehat Kerajaan membacakan surat Wasiat yang di buat oleh Raja

" Surat Wasiat ini ku buat atas kemauan ku sendiri,jika sesuatu terjadi kepadaku semua harta dan kerajaan ini ku berikan kepada Panglima Andress " Ujar Penasehat di depan petinggi Kerajaan Yakuza Barat
" Harap Panglima Andress kemari untuk pelantikan Raja Baru Yakuzaa Barat " Lanjut sang penasehat Yakuza Barat
Dengan gagahnya di berdiri di samping Penasehat Kerajaan
" Dengan atas surat wasiat Almarhum Raja Kenichi Kau kunobatkan sebagai Raja Baru Yakuza Barat " Ucap sang penasehat
" Hidup Raja Andress !! Hidup Raja Andress " Ujar Pijar sahabat Andress, dan kemudian di ikuti oleh semua Petinggi kerajaan
Kemudian Andres melambaikan tangan nya ke semua penduduk Yakuza Barat di singgah sana nya

*== Black Lord ==*

" Aku harus memikirkan cara untuk balas dendam ke Raymond dan sekutunya, gara gara mereka Aku kena omelan yang Mulia Carwan Demons " Ujar Surya dalam hati
" Hooy lagi ngapain Kau ? " Tanya Ogi yang menepuk pundak Surya
" Anjrit ngagetin !! Gini Gi, kita harus menambah kekuatan untuk membalas dendam kepada Raymond dan sekutunya " Jawab Surya
" Ohh iyaa, bagaimana kita latihan di bawah Jurang kegelapan ? " Bujuk Ogi
" Wah ide yang bagus !! ayo kita ke sana !! " Ucap Surya semangat
" Okee "
Mereka berdua pun menuju Jurang kegelapan, Jurang kegelapan adalah tempat di manah Roh Roh jahat bersemayam, Roh yang bergentayangan ingin membalaskan dendam nya, Surya dan Ogi berlatih bersama, Roh demi Roh di lenyapkan dengan pedang mereka yang begitu menakutkan, setiap Roh yang di musnahkan akan menjadi Cahay Hitam dan langsung lenyap
Hari demi hari di jalani dengan beratnya, di dalam Jurang kegelapan energi tidak akan habis, dan tidak akan merasakan kelaparan

*== Yakuzaa Timur ==*

Fhand dan kawan kawan telah pulang kekerajaan sambil membawa Kristal Merah dan seorang gadis yang cantik, Gadis cantik itu di bawa untuk di jadikan budak oleh Fhand
" Hei Gavin !! Cepat bawa Gadis ini ke Sel penjara Utara, tempatkan dia bersama Budak yang lain !! " Ujar Fhand
" Baik !! " Gavin pun segera melaksanakan perintah dari Fhand, di bawalah Ochi ke Sel Utara
" Cihh dasar lelaki hidung belang, ga bosen apa nyari budak wanita ? Sudah ratusan di bawa !! " Grutu Gavin
" Ehh emang segitu bejatnya ya dia ? Sambung Ochi
" Iyaa , nanti kamu lihat aja korban yang sudah di bawa oleh lelaki itu "
" Hmmm iyaa, kok kamu mau jadi kaki tangan dia ? "
" Sebenarnya gue adalah mata mata dari kerajaan Raymond, sudah beberapa tahun ini gue menyelidiki kerajaan Yakuzaa Timur "
" Ohh pantes, dari tampang mu aja ga pantes jadi orang jahat , ehhehe " Ledek Ochi
" -_- , yaudah jangan banyak ngomong, siapin aja energi lu, kayaknya si nanti lu di perkosa lagi, rata rata si pada meninggal "
" Haaah ??? Kalau aku meninggal ga apa apa, karena di dunia ini sudah tak ada yang berharga " Ujar Ochi sambil meneteskan air mata
" hmmmm.. "
Akhirnya mereka sampai juga di Sel Utara kerajaan Yakuza Timur, Sel tersebut sangat pengap, bau darah tercium di manah manah, Gavin hanya melihat Ochi yang selalu tertunduk kepalanya setelah dia menceritakan apa yang akan terjadi
" Kreeekkk " Gavin membuka Gerbang sel
" Kau di sinih saja, ini Sel yang lumayan bagus, jadi berdoalah agar si Fhand lupa dengan mu, jadi aku bisa membebaskan mu "
" I..iyaa " Ujar Ochi sambil menangis dan langsung duduk di dalam Sel
Gavin pun langsung keluar sel dan menuju post tempat dia berjaga
" Huhuhu, apakah ini takdirku untuk mati sebagai seorang budak ? " Tanya Ochi sambil menangis
" Kalu memang harus begini aku terima dengan ikhlas " Sambung Ochi menundukan kepalanya

*=== Denanda Dan Melody ===*

" Ehh emang kamu tau di manah tempat Mocher sekarang ? " Tanya Melo mencubit pinggang Denanda
" Ishh... ya taulah  kata Alm. Jamal dia pergi ke Lembah Triache "
" Haaah ?? Ke lembah itu ? Mau ngapain si bocah kecil itu ?? Puter balik yuu, aku ga mau ke sana , takuu " Rengek Melody yang memeluk erat punggung Denanda
" Haah iya juga yaa, tapi masa iya aku membatalkan Wasiat ini ? "
" Aduuhhhh, kenapa ga bilang dari kemarin kemarin ? Lembah itukan berisi para Monster kegelapan ? "
" Iyaaa maaf lupa, kita berdoa aja supaya Mocher belum samapi ke Lembah Triache "
" iyaa :( "

*=== Tempat Mocher ===*

" Hayy bangun, udah pagi " Ujar M yang mencubiti 1 per 1 wanita Cantik
" Aduuuuhhh " Ucap Nabilah dan Achan bersamaan
" Ahh ganggu aja nih " Grutu Nabilah yang kemudian tidur lagi
" Ohh yaudah kalo ga mau bangun kaka tinggal :D " Ledek M
" Haaaahhh tungguuuuuu " Semuanya pun bersiap siap mengemaskan barang nya
" Ayyooo kita berangkat :D " Tampak semuanya senang
Nabilah Dan Achan teteap bercanda dalam perjalanan nya menuju Lembah Triache, sementara Cindy tetap berada di sisi M, semua berjalan dengan hati yang riang, hari demi hari di lewati banyak kejadian yang istimewa yang di alamin, sampailah mereka ke kota Kasuhiko, kota Kasuhiko adalah 3 kota terakhir menuju Lembah Triache, di kota ini lumayan Ramai, banyak penjual makanan,obat obatan dan juga perlengkapan perang
" Mampir sebentar yu ? " Bujuk Cindy kepada semuanya
" hmmmm , kami tidak mempunyai uang Cin " Jawab M, kemudian hendak pergi meneruskan perjalanan nya
" Sini dulu " Tangan M di tarik oleh Cindy
" Aku punya cukup uang kok ^_^ " Sambungnya
" Aku sih seterah sama yang lain " Jawab M yang tampak malu malu
" Kaka sini ka, beli permen gulali ini " Teriak Nabilah kecil yang sudah berada di tempat Tukang Gulalai
" Kaka sini sini ada kalung, beliin yaaa " Sambung Achan yang juga sudah berada di Toko Cendramata
" Iyaaaa, sebentar, ambil saja sesuka kalian, nanti kaka yang bayar " Jawab Cindy
" Asyiikk " Jawab Nabilah dan Achan bersamaan
" Hehhh, kenapa lu beliin mereka semua? " Tanya M
" Yaa gapapa,mereka kan masih kecil " Jawab Cindy yang kemudian menarik tangan M untuk ikut berbelanja
Achan membeli kalung, sedangkan Nabilah membeli 3 gulali besar berwarna pink, mereka berdua sangat senang karena setelah sekial lama baru merasakan indahnya hidup
" Kamu ga beli apa apa ? " Tanya Cindy kepada M
" Engga ahh, ga perlu "
" Sebenarnya kaka M mau sisir tuh kaa " Sambung Nabilah ngeledekin
" Iyaa tuh , lihat aja rambutnya Acak Ackan kaya Orang utan , ahhahaha " Di teruskan Achan
" azzz -_- " M hanya senyum kecil melihat Achan,Nabilah gembira
" Kalian tunggu di sini yaa, kaka mua ke sana dulu sebentar " Ucap Ciny yang langsung berlari kecil menuju sebuah tempat
M , Achan, Nabilah menunggu di bangku dekat penjual perlengkapan senjata untuk perang, sementara Cindy sudah sampai ke tempat tujuan nya, dia membeli beberapa obat untuk perjalanan, tidak sampai di situh , Cindy mampir ke Toko permata, dia membeli sepasang kalung berwarna hitam
" Semoga suka ya kaka M :) " Ujar Cindy dalam hati
Cindy pun menuju ke tempat M dan yang lainnya, terlihat M sedang melihat lihat barang perlengkapan perang
" Hayooo ngapain ?? " Tanya Cindy yang berbisik di telinga M
" Ehh, gak ngapa ngapain, ayoo kita berangkat " Ujar M yang malu kepergok Cindy
" Bohong kaaa, tadi kaka M nawar sarung tangan hitam itu, tapi uangnya kurang ahahaha " Sahut Nabilah sambil menunjuk sarung tangan hitam
" Waaahh kamu mau ? Bang saya ambil yang itu ? " Jawab Cindy yang lekas memebeli sarung tangan hitam
" Inih , kalo ga di ambil aku marah " Ujar Cindy yang menyodorkan Sarung Tngan Hitam
" Makasih yaa " Jawab M malu malu
" Ciyeee makin nempel " Ledek Nabilah
" Nama anak nya siapa yaa nanti , hihihi " Lanjut Achan
Semuanya pun tertawa bersama, M langsung memakai Sarung tangan pemberian Cindy
" wahhh cocok " Sahut Cindy
perjalanan mereka pun berlanjut ke kota berikutnya, kota itu berjarak 30 km, perjalanan yang cukup panjang, di kota tersebut sudah mulai tak ada penduduk karena kota tsb sudah mau mendekati Lembah Triache, Lembah yang berisi Monster Monster besar
" Kaa , kita mau kemana si ? Aku dari dulu cuma ikut ikut doang ni sama kaka " Tanya Nabilah
" Iyaa kita mau kemana kak ? Sambung Cindy
" Kita akan ke lembah Triache " Jawab enteng M
" Haaaah ??!! Kamuu Gila ??!! Kasihan anak anak ini !! " Ujar Cindy kesal dan memelukAchan,Nabilah
" Hmmmmm, yasudah, kalian menetap di Kota Kasuhiko, 2 bulan lagi aku akan datang menjemput kalian " Ucap M
" Baiklah, janji yaa kamu akan datang kembali "
" Iyaaa "
" Hati hati , di sana sangat berbahaya " Kata Cindy yang khawatir kepada M
Cindy pun langsung mendekap tubuh M, Sedangkan Nabilah,Achan hanya melihat, karena mereka sama sekali tidak tahu tujuan M
" Kamu harus bawa ini, pokoknya harus di kembalikan lagi nanti ke aku " Ucap Cindy yang memberikan kalung berwarna hitam kepada M
" Iyaaa "
" Aku  pergi dulu yaa, nanti kita akan berkumpul kembali " Ujar M ke semuanya
" Iyaaa , hati hati ya kak " Jawab semuanya

M pun pergi sendiiri ke Lembah Triache, sedangkan Denanda & Melody sedang mnyusul M, sekitar 7 kota lagi mereka bisa menjumpai M, Surya masih berlatih di Jurang kegelapan, Andress menjadi raja, Fhand sudah tiba di Yakuzaa Timur

Apa yang terjadi selanjutnya ??
LIHAT saja nanti di Part 10 hohooh
Komentarnya ya gan :D

Kamis, 07 Maret 2013

Legend Sword ( 8 )




*[][][][] Legend Sword Part 8 [][][]*

* Hati Yang Putih *

Original Text BY : Bima Arsa 
Original ART BY  : Tiara

Mohon Maaf sebesar besarnya kalo ada tokoh yang saya libatkan dan tidak berkenan di hati, selamat membaca ^^

" Huuh,padahal Aku juga suka sama Cindy, tapi Aku ga bisa -.- " Ujar M dalam hati yang berada di samping Cindy
" M kamu tau ga? kalo aku berada di sisi mu, rasanya hati tenang " Ucap Cindy yang bersender di pundak ku
" hmmmm "
kemudian Cindy menatap ke wajah M, Terus memegang tangan M, dan hendak mencium M, Tapi M memalingkan wajahnya tak mau di cium Cindy
" Kamu kenapa? " tanya Cindy kecewa
" Sudah ku bilang, aku tidak bisa " Jawab M yang menundukan kepalanya
" Gomen (_ _) "
" iya :) "
mereka berdua pun duduk bersama melihat matahari terbenam, 15 menit setelah matahari terbenam Cindy tertidur di pundak M, dengan perlahan M memindahkan Cindy ke Bale di mana sudah tertidur pulas Achan, Nabilah.

*== Kerajaan Yakuza Timur ==*

" Lapor,sepertinya 20 KM di depan kita terlihat ratusan prajurit, sepertinya mereka hendak menghadang kita " Ujar seorang prajurit
" Grugrugru, hebat juga si Andres Tengik bisa mengetahui keberadaan ku, Putar Balik kita lewat jalan memutar " Perintah Fhand
semua pasukan Yakuza Timur yang ber anggotakan 10 orang akhirnya melewati jalan memutar

*== Di Sisi Yakuza Barat ==*

" Hey Pijar, kata kau di sini ada si Fhand kampret ? " Tanya Andres yang tampak sedikit kecewa
" Memang ada, buktinya saja ada bekas pertempuran di sini, mungkin mereka kabur ! " Jawab pijar
" Sial !! Kalo begituh kita kembali saja ke kerajaan untuk membuat strategi baru " Ucap Andres yang memutar balikan kudanya
para Yakuza Barat pun mulai kembali ke kerajaan nya

*== Yakuza Timur ==*

Tampak semua prajurit kelelahan akibat peperangan,tapi tidak bagi Fhand yang memiliki Kristal Merah, dia tampak sehat dan segar, mereka semua memasuki hutan yang lumayan lebat, setelah setengah jam lebih perjalanan menelusuri hutan, ada seorang wanita memakai kimono merah yang pingsan, dengan segera Fhand mendekati wanita tersebut.
" Wah cantik banget,gue jadikan selir ah " ujar Fhand dalam hati sambil tersenyum senyum sendiri
" Prajurit bawa perempuan ini kemudian rawat dia !! " ucap Fhand

*== Kerajaan Yoichi ==*

" Hay Dimas cepat kau jemput permaisyuri ku " Ujar Raja Raymond yang duduk di singgah sana kerajaan
" Jendral Jamal telah tiada,jasa jasanya memang sangat ber arti bagi kerajaan ini, dan kerajaan ini membutuhkan seorang Jendral baru,apakah kau bersedia untuk menjadi Jendral di kerajaan ini ? " sambung Raja Raymond menunjuk Denanda
" Dengan sangat terhormat,saya memutuskan bersedia menjadi Jendral,tetapi pelantikan Jendral mohon di tunda dahulu,karena saya harus menyampaikan wasiat Jendral Jamal " Jawab Denanda
" Baiklah, bawalah beberapa orang untuk berjaga jaga "
" hmmm baiklah "
Dimas, Denanda pun pergi meninggalkan aula kerajaan Yoichi, Dengan segera Dimas menjemput Kinal sang permaisyuri Raja Raymond dan para anak anaknya ( Sonia dan Jeje )
beda dengan Dimas, Denanda pergi ke Bar di mana tempat nongkrongnya Sigit
" Heh jangan minum mulu " Ucap Denanda yang merebut gelas bir punya Sigit dan langsung meminum nya
" Haduh dasar Tuaa,ngapain Kau di sini ? " Tanya Sigit

" Aku mau minta tolong,jaga kerajaan Yoichi,Gue mau pergi ke Lembah Triache sama Melody buat menyampaikan wasiat Jendral Jamal, si Dimas juga lagi pergi, jadi sisanya cuma Kau doang "
" Haahhh Curang Kau pada,masa Aku doang yang di kerajaan, ajak dong Den ? " Rengek Sigit
" Ga boleh !! yaudah Aku pergi dulu, jaga kerajaan baik baik !! "
" Baiklah, sebelum pergi chears dulu bro "
" Eh? oke dah "
" Tringg " mereka berdua pun minum minum bersama,setelah 1 jam, Denanda pergi ke tempat kekasih nya Melody untuk ikut dalm perjalanan nya, Denanda membawa Melody karena Melo bisa mengobati orang yang terlula.

*== Black Lord ==*

" BODOH !! Kenapa Kau bisa kalah ?! " Ucap Carwan King Demons
" Ampun Tuan Ku, mereka memiliki pasukan yang kuat " Jawab Surya memberikan alasan
" ARGHHH, Kegagalan harus di beri Hukuman !! "
" Bughh Bughh " Surya di hajar oleh algojo Black Lord
" Uhukk Weqq "

*== Yakuza Timur ==*

Perempuan yang pingsan kini sudah siuman,dia pingsan karena kelaparan, tak lama kemudian perempuan itu pun siuman.

" Ughh aku di mana ? " Ujar Wanita yang baru sadar
dengan sigap Fhand menghampiri perempuan itu, dan mulai beraksi
" Hai kamu sudah sadar ? " Tanya Fhand dengan senyum buayanya
" i..ii..yaaaa kamu siapa ? Nama ku Ochi " 
" Aku Fhand, panglima Yakuza timur, kamu kenapa ko bisa sampai di tengah hutan dan langsung pingsan ? " 
" Hmmmm, aku kabur dari rumah dan karena kelaparan aku pun pingsang di tengah hutan "
" Ohhh, hei kamu cepat kemari bawa makanan dan minuman ke sini !! " Ujar Fhand memanggil anak buahnya
Tak lam menunggu makanan pun datang, sang gadis pun makaln dengan lahapnya, selagi perempuan itu makan Fhand pergi untuk mengambil minuman
" Hehehe dasar bodoh " Ujar Fhand dalam hati sambil menaruh bubuk putih ke dalam minuman tersebut
" Hei makan nya jangan terburu buru :) " Ujar Fhand sambil menyodorkan minuman, tanpa rasa curiga Ochi pun meminum minuman yang di bawa oleh Fhand
" Glek glek, ahhh lega, makasih ya Fhand :D " Ucap Ochi, selang beberapa menit pun Ochi jatuh pingsan lagi, ini adalah waktu yang di tunggu tunggu, dengan nafsu yang sangat besar Ochi di perkosa selama 1 jam Nonstop
" Huaaaah lega nih, udah lama tidak merasakan tubuh wanita perawan " Ucap Fhand sambil mengelus kepala Ochi yang tanpa busana

*== Perjalanan Denanda ==*

" Hihihhii akhirnya kita bisa berdua juga ya Mel " Ucap Denanda yang senang sambil memegang tangan Melo di atas kuda berwarna Coklat
" Iyaaa :D " Jawab singkat Melo sambil mendekap tubuh Denanda
" Hemmmm .. menurut mu saudara Jamal bagaimana orang nya ? " 
" Yaa ga tau dah, yang pasti kuat , hihhih "
" hahaha benar juga :D "
Tawa dan canda pun menghiasi perjalanan mereka berdua, sepasang kekasih itu menjalin asmara yang begitu romantis










*== Di tempat M ==*

Cindy sedang asyik menggoda M yang lagi santai di teras depan rumah, Achan dan Nabilah mengintip dari kejauhan
" Ehh lihat deh,mereka serasi yaa " Ujar Achan
" Waaah iyaa, Emang rasanya seperti apa si ka ? " Tanya Nabilah polos kepada Achan
" Ya gitu deh, hati rasanya berbunga bunga :D "
" Ohhh ga ngerti -_- "
" -_- "

*=== Yakuza Barat ===*

" Huh masih bingung ni, cara gunain Kristal ini gimana ya ? " Tanya Andres dalam hati
Tiba tiba saat Andres sedang memikirkan Kristal Biru yang di pegannya Pijar datang memberikan info bawha beberapa hari yang lalu terlihat cahaya hitam di desa kesunyian
" Waah kenapa kita ga lihat ya ? " Tanya Andres kepada pijar
" Hmm mungkin karena prajurit yang melihat ketakutan " Jawab Pijar
" Cepat panggil prajurit yang melihat cahaya kristal hitam itu !! " 
" Baik " Pijar pun bergegas memanggil Prajurit yang melihat cahaya kristal hitam tersebut, tak lama Pijar datang membawa seseorang prajurit
" Maaf saya lancang yang mulia, ada genangan apa anda memanggil hamba ? " Tanya Prajurit kepada Andress
" Apakah benar kau melihat cahaya kristal hitam itu ? " Jawab Andress
" Dengan segala hormat kepada anda, saya benar benar melihat cahaya hitam yang menyilaukan dan bayangan Naga hitam yang sangat besar, tak sampai di situh yang mulia, hamba melihat kobaran api hitam yang menyelubungi tempat di manah cahay hitam itu berada, hamba tidak berani memberitahukan anda karena saya tidak ingin menggangu Tuan " Ujar Prajurit yang menceritakan Kronologis kejadian tersebut
"  Hmmmm baiklah kamu boleh pergi menjalankan tugas mu !! "
" Terimakasih Tuan "
" jadi bagaimana ni ? " Tanya Pijar yang kebingungan
" Hmmmmm biarlah dahulu,mungkin pendekar yang mendapatkan nya sangat kuat, bahkan dia sendirian melawan Naga tersebut " Jawab Andres
" Oke dah "

*=== Di Tempat Mocher ===*

" Gue berjanji akan menjaga kalian semua dengan darah yang gue milki " Pikir Mocher dalam hati sambil merenung melihat ke Lantai

Sambung ke Part 9

hohoho Harap berikan komentar ya gan :D
Makasih
 

Selasa, 05 Maret 2013

LEGEND SWORD (7)

 **======== LEGEND SWORD PART 7 =======**
" Pertempuran Malaikat VS Iblis "







Original TEXT by : Bima arsa
 

Follow Twitter gue gan : Demons_Spy48

Silahkan membaca :D
Semoga suka,jika ada salah satu tokoh yang kurang berkenan anda baca, mohon maaf sebesar besarnya (_ _)


" Achannnn !! cepat kemari,Cindy terluka " Teriak M
" HAAAH ?? iii...yyaaa kaaa "
" Aduhhh emang bandel nih ka Cindy, jadinya kan begini deh terluka " Omel Achan kepada Cindy, Cindy hanya tersenyum saja
" Ka Cindy ga apa apa ? " Tanya Nabilah Khawatir
" Ga apa apa kok " Jawab Cindy
Achan pun merawat Cindy yang terluka, walaupun sudah di beri Transfer energi

*==== Kerajaan Yoichi ====*

" Wahai permainsyuri Ku, kerajaan kita mau di serang, lekas Kau pergi ke lembah Monosuke " Ujar Raja Raymond kepada Ratu Kinal
" Iyaa yang mulia "
" Bawa juga anak kita "
" Iyaaa, kan kupastikan semua aman "
" Terimakasih "
Kinal pun bersiap siap membawa barang barangnya dan menuju lembah Monosuke, prajurit kerajaan pun datang
" Wahai Eajaku yang terhotmat, pasukan di depan sudah siap, apa yang hamba lakukan sekarang ? " Tanya Jamal Jendral kerajaan Yoichi
" Sekarang kau panggil Denanda, Dimas dan Sigit untuk bersiap siap untuk berperang, mungkin ini akhir dari kerajaan kita " Ucap sang Raja memberi titah
" Baik yang mulia " Jawab Jamal yang langsung pergi memanggil Denanda, Dimas dan Sigit
" Apa yang harus kulakukan pasukan kerajaan Black Lodr sudah mengepung " Pikir Raja Yoichi dalam hati

Semua pasukan sudah siap beridir di depan kerajaan, tampak terlihat 5.000 pasukan kerajaan Yoichi siap sampai titik darah penghabisan, semua tampak gagah berani dan para pemimpin sudah bersiap di barisan depan.
" Tuk tuk tuk " Suara kuda Raja Yoichi datang ke medan pertempuran, Raja Yichi menggunakan baju zirah emas, sementara para Jendral mengenkan baju zirah berwarna perak
" Ayooo semua mari kita buat Legenda !! " Ujar Raja Raymond dengan gagah nya
" SERAAAAAAAAAAAAAAANGG !! " Ucap Denanda

Pertempuran pun berlangsung dengan sengit, 5.000 pasukan Yoichi bertempur dengan 10.000 pasukan Black Lord, hujan panah pun berlangsung untuk pembukaan perang itu,banyak dari pasukan Monster dari kerajaan Balck Lord mati terkena Panah Phonix dari kerajaan Yoichi, pasukan Black Lord tersisa 9.500, semua tampak bringas, wajah para Monster itu seperti kehausan darah manusia
" Sreeeeeeeeeeeeeett " Suara seretan pedang milik pasukan Black Lord
Jamal, Denanda, Dimas, Sigit maju ke titik depan, 4 kuda mereka melesat di garis depan.
" Hole Attack " Jamal merapal jurus untuk pembukaan melawan pasukan Monster Black Lord, Tanah pun terbelah menjadi 2 kira kira berdiameter 500 M, 300 pasukan musuh terjebak di dalam lubang tersebut
" Spring Shoot " Kemudian Denanda membantu Jamal, tampak dari langit Hujan meteor menjatuhi para musuh
" Hoaaaaaaaaargghh " Para Monster kesakitan menerima Meteor yang berjatuhan
Jamal dan Denanda mundur ke garis belakang karena setengah energinya terkuras akibat Jurus tadi
" Yehaaa, sekarang giliran kita !! " Teriak Sigit
" Yoi broooo !! " Sambung Dimas
Setengah pasukan Yoichi maju ke garis depan bersama Sigit Dan Dimas yang memimpin
" Sial, merepotkan juga !! " Ujar Surya Jendral Black Lord
" Black Hurrican !! " Ucap Surya merapal jurus dan Angin Topan pun bergabung dalam pertempuran
" Cihhhh anak inugsan itu membalas !! " Grutu Dimas
" Mountain Frezee Hold Maximum " Dimas merapal jurus dan melawan jurus si Surya
" Bruaaakhhhhhh Bummm Bummmm !! " Gunung es dan Angin Topan Hitam bertabrakan, setelah Tabrakan Hujan salju pun muncul
" Hossshh hossss  " Terlihat Dimas kelelahan akibat mengeluarkan jurus tadi
" Kau tak apa apa Dim ? " Tanaya Sigit sambil memegang pedang yang besar
" Jangan di fikirkan !! Ayoo lekas Serang !! " Jawab Dimas yang tampak kelelahan
" Hoiii.......... Huaaaaaaaaaa " Semua Prajurut Yoichi membentur Prajurit Balck Lord
" Baggg Bugghhhh Bughhhh " Hantaman demi hantaman berbunyi kencang
" Mati kau Monster jelek !! " Ucap Sigit menebas 1 per saru Monster
" Sretttt Slasssssshhh " Kepala Monster pun pada berjatuhan akibat tebasan dari Dimas
" Huaaarggghh " Monster lainnya pun membalas, kampak besar siap mengahntam Dimas
" Treeenggg " Dengan sigap Sigit menangkis serangan Monster berkela Babi
" Thanks !! " Ujar Dimas
" Jangan lengah musuh kita Ribuan !! "
" BRuuuuggghhhhh !! BRussssshhhh !! " Prajurit Yoichi mulai berjatuhan di bantai oleh sang Monster, dari 2.500 pasukan tinggal tersisa 750 pasukan, pertarungan pun berjalan dengan awet, jam demi jam di jalani oleh pasangan Duet Sigit dan Dimas, pasukan Black Lord pun tinggal 5.000, Sigit dan Dimas mulai kepayahan, mereka ber dua pun bersimbah darah, tangah Sigit terkena tebasan, Sedangkan Dimas kaki nya lah yang tertusuk oleh Tombak
" Mundur Rolling !! " Teriak Jamal yang sudah pulih
Pasukan sisa yang berada di depan di tarik mundur di gantikan oleh pasukan yang masih mempunyai tenaga full
" Srett Srotthhh " Tebasan para pasukan Yoichi yang bersemangat
" Bum bum Buuuuuuuuuuuuuumm " Hujan meriam mendarat di antara pasukan Yoichi dan Black Lord
" Uwaaaaaaaaaaaaaaa ... Uwaaaaaaaa !! " Banyak yang tumbang akibat lesatan meriam yang di lontarkan oleh prajurit, tak pandang bulu mereka menyerang semuanya, lawan dan kawand mereka serang dengan beringas
Mayat pun bergeletakan di medan perang, semua bau amis tercampur dalam debu yang berterbangan di padang pasir
" Paduka Raja bagai mana ini ? Prajurut kita hanya tersisa 500 orang ? Apa yang sebaiknya kita lakukan ? " Ucap salah satu prajurit
" Sudah saatnya saya turun ke medan peranga " Ujar sang Raja sambil menarik pedang yang begitu tajam, konon semua benda yang tertebas akan terbelah
Raja pun meluncur ke medan perang bergabung dengan Jamal, Denanda yang sudah terlebih dahulu berperang dan di susul oleh Dimas,Sigit yang sudah istirahat
semua bertempur dengan sangat baik, sekarang kedudukan seimbang 50 : 50
para Jendral Black Lord pun turun tangan....

" Swussttttt angin kegelapan melewati pertengahan anatara pasukan Yoichi & Black Lord "
" Hai Denanda tolong beritahukan kepada saudara ku yang bernama Mocher jika aku terbunuh nanti, mungkin ini wasiat dari aku " Ucap Jamal
" Ehh, Baik !! " Jawab Denanda


" Hahahahahha, akhirnya kita turun tangan juga Ram, ayoo kita habisi mereka, jangan sisakan 1 ekor tikus !! " Ujar Surya kepada Rama
" fuufufufufuf XD " Tawa menakutkan si Rama
Surya pun mencabut pedang iblis nya, tubuh surya pun di kelilingi hawa kejahatan, tak kalah hebatnya Rama juga mengeluarkan pedang dewa kematian yang berwarna ungu
" HURRHHHHHGGG !! "
" Bangkitlah Ronohaku !! " Surya Memanggil monster dari Neraka, bentuknya seperti dewa kematian yang membawa pedang sabit
" Serang dia !! " Lanjut Surya


" Summon Totsuga !! " Raja Raymond memanggil Monster seperti Malaikat yang mempunyai sayap berwana Putih

 Totsuga VS Ronohaku, pertarungannya sangat sengit banyak lubang yang terbuat akibat mereka bertarung, Raja Raymond pun berlari kedepan dan menebas Monster yang menghalangi, di Ikuti Sigit, Dimas, Denanda dan Jamal
Bagaikan asap yang berlari, semua di Hancurkan oleh mereka ber 5, para pasukan Yoichi yang tersisa hanya terkesima melihat mereka bertarung
Tak Tinggal diam Surya dan Rama berlari ke depan Juga, mereka adalah Duet Terbaik dari kerajaan Black Lord
" Bott Kill Attack " Dengan tenaga yang sangat besar surya menebas hampa udara yang membentuk Sabit Berwana Ungu
" Bummmmmmmmmm " Serangan di Hadang oleh Jamal, Jamal pun terpental ke belakang
" Hueeeekkk !! " Jamal memuntahkan darah
" Jamal !!! " Teriak Raymond
"  MOONCALIBER !! " Tebasan Denanda bertubi tubi melanda Surya
" Calipssoooo Sword !! " Dari belakanga Rama membantu Surya mengahadapi serangan Denanda
sedangkan Sigit, Dimas menghampiri Jamal yang sekarat
" Buhggg Bughhhhh " Denanda pun terjatuh
" Matilah kau !! " Ucap Rama yang hendak menusuk kepala Denanda
" Jangan lupakan Aku, Aku ada di sini !! " Teriak Raja Raymond
" Crystal Hokiree !! " Tebasan Raja Raymond mengubah Rama menjadi Batu Kristal
" Black Luchius !! " Dari samping Surya menebas Raymond
Raymond pun terluka cukup parah, Surya kehabisan tenaga, sedang kan Rama berubah menjadi Kristal
" Hossshh hosssshhh, kan kubiarkan kalian Hidup untuk saat ini, suatu hari nanti akan ku penggal kepala kalian !! " Teriak Surya kabur dan membawa Rama dengan Teleport
" Tunggu !! " Sambung Raymond
" Swuuttthhhhhh "
" Booooooffffhhhh "
" Sial mereka lari " Ujar Raymond yang sudah kepayahan
" Bugghhhhh " Raymond pun terjatuh dan bersender di batu besar
" Padukaaaaaaaaa !! " Teriak Dimas yang khawatir akan rajanya yang sudah kelelahan
" Uhuukkk hueeeekkkk, Denanda cepat kemari " Ucap Jamal yang sekarat
" I..iiiyaaa Jendral " Jawab Denanda menghampiri Jamal sambil berlutut memegangtangannnya
" Beritahukan kematian ku kepada asudara jauh ku Mocher, dia seorang pendekar yang sangat gagah berani,mungkin dia adalah penerus ku " Ucap Jamal pelan
" Baik kan ku sampaikan :') " Jawab Denanda sambil meneteskan air mata
" Selamat tinggal saudara ku,aku bahagia telah mengenal kalian semua :') Hueeeekk hueekkkk " Ucap jamal yang memuntahkan darah kemudian meninggal
" Jamaaaaaaaaaaallll !! " Teriak Denanda,Sigit,Dimas bersamaan
" Huhuhuhuh selamat tinggal saudara ku, semoga kau bahagia di sana " Ujar Sigit
" :'( Selamat jalan " Ucap Dimas
" Aku berjanji akan membalaskan kematian mu, Kau teman terbaik ku " Ucap Denanda
Semua larut dalam keheningan, dan mereka menghampiri Raymond yang juga terluka cukup parah, Raymond hanya bersandar di batu yang besar sambil menatap Jamal meninggal
" Terimakasih Jamal, tak akan ku lupakan semua jasa jasa mu " Ujar Raymond dalam hati
Mereka ber 3 pun menghampiri sang Raja, dengan sisa kekuatan yang ada Dimas mentransferkan energi yang dia punya
" MoonHealling "
" Swinggg swinggggg "
Raja pun mulai membaik ke adaan nya, Akhirnya mereka semua kembali ke kerajaan
" Horeeee kita menang, Hidup sang Raja , Hidup sang Raja " Sorak sorai meriah Masyarakat Yoichi menyambut kedatangan mereka semua

**---------- Di Tempat Mocher berada ----------**

Mocher yang sudah membaik memutuskan keluar rumah dan mau duduk
" Treeekkk, bugghhh " Ketika Mocher duduk tiba tiba saja bangku yang dia duduki patah kaki nya
" Huuuh, firasatku tidak enak, kok ga enak mulu yaa ?? azz " Grutu M dalam hati
Tiba tiba saja Cindy pun datang menghampiri M
" Heyy, kamu sedang apa ? " Tanya Cindy
" Eh? lagi duduk aja nih liat sunset yang begitu indah "
" Hmmmm, boleh ikut gabung liat sunset ga ?
" Boleh :D "
" Kamu punya saudara tidak ? "
" Punya, ada salah seorang paman ku yang menjadi Jendral, dia sangat kuat dan gagah, sudah lama aku tak jumpa dengan nya "
" Owhhhh, sebenernya aku mau ngomong sesuatu "
" Ya ngomong aja "
" Aku suka sama kamu "
Mocherpun terdiam dan tak menjawab
" Kenapa kau diam saja ? Tanya Cindy yang memandang mata M
" Sebenarnya aku tidak boleh memiliki kekasih, jika ku mempunyai kekasih kekuatan ku akan hilang, sedangkan dunia ini membutuhkan seorang seperti ku untuk memberantas kejahatan :) " Tegas M
" Ya gapapa, kita kan masih bisa temenan,kemana pun kamu pergi aku akan ikut :) "
" Hmmmmmmmm"


Sambung ke PART 8 gan :D
Tinggalkan komentar yaaa , sangat ber arti setiap komentar anda, terimakasih :D




Sabtu, 02 Maret 2013

Legend Sword (6)

**==== Legend Sword Part 6 ====**


 *-----" Legenda Desa Kesunyian *-----* 

Original Text by : Bima arsa

" Uhuk uhukk kepalaku sakit " Ujar Cindy yg memegang kepalanya
" Mangkanya kak, jangan terlalu banyak bergerak, jadi nya begini " Sahut Achan yg meng elus elus kepala Cindy
" Ku kecup jemarinya, Ku kecup keningnya dan Ku kecup pipinya, syalalala " Suara Nabilang menyanyi dengan riang
" Pletuk "
" Jangan berisik,kan Cindy lagi sakit " Ujar Mocher menjitak kepala Nabilah
" Wleee, KU KECUP JEMARI NYA !! " Jawab Nabilah yang mengeraskan suaranya dan langsung kabur
" Azz Dasar bocah bandel, oh iya Aku pergi keluar dulu, mau liat suasana di Desa ini "
" iya Ka :) " Jawab Achan
M pun pergi meninggalkan rumah, firasat buruk pun terbayang di dalam benaknya, karena gelisah di periksalah rumah 1 per 1, setelah memeriksa beberapa rumah, tampak ada sebuah rumah mencurigakan
" Krekkk " Bunyi pintu di buka oleh M
" Huhh banyak banget debunya " Grutu M dalem hati
Lantai 1 sudah di jelajahi olehnya, sekarang M menuju ke lantai 2, karena penasaran di bukalah lemari yang ada di lantai 2

" Apa ini ? " Ujar M sambil membaca sebuah catatan seseorang di bangku yang kotor.

" Hari hari indah mulai tak ada lagi,semenjak terjatuhnya Meteor hitam, wabah penyakit mulai menyerang Desa Dokukai, 1 per 1 keluarga ku meninggal, sungguh pahit ku jalani hari hari ini, belum sempat sampai di situh, ternyata dampak orang orang sakit karena Monster Naga Hitam, semua penduduk mati,terkecuali aku dan kaka ku,entah mengapa aku selalu di ikuti keberuntungan,aku selamat di dalam wabah ini,aku tinggalkan buku catatan ini,untuk orang yg singgah di sini,semoga bermanfaat,oh iya Monster tersebut muncul ketika malam purnama tiba,hati hati terhadap Monster itu.

Tertanda : Stella C " Baca M dalam hati


" Wah, ternyata ini yang membuat Aku gelisah singgah di kota ini
" 1, 2  sial besok lusa bulan purnama !! harus cepat cepat pergi ni !! " Pikir M yang tidak mau ambil resiko karena bersama Achan, Nabilah dan Cindy.
M pun bergegas pergi ke tempat Achan dll berada untuk memberitahukan info yang ia dapat.

" Hore jangkrik ku menang, belalang ini jelek !! " Ucap Nabilah yang Riang bermain sendirian
" Aunggg Aungg " Gonggongan serigala yang siap menerkam Nabilah kecil
" Tolong kaka Mocher !! " Jerit Nabilah yang ketakutan
" Bhusttyyhhh "
M pun datang dan dengan mudah menebas serigala liar tersebut
" Asyik, dapet serigala,makan malam hari ini kayaknya enak " Ucap M kegirangan sambil memikirkan masakan Achan untuk makan malam
" Huhuhu " Tangis Nabilah tersedu sedu
" Lho, Kamu ngapain di sini? ko nangis? lagi latihan Ackting ya? "
" Huahuaaaa :"( " Tangisan Nabilah makin kencang
" Dasar aneh, ko acktingnya seperti beneran ya " Polos M yang tidak tahu kejadian sebenarnya
Nabilah kecil pun mengambil batu yang ada di dekatnya, kemudian di lempar ke M sambil menangis
" Awww,kenapa si kamu? "
" Aku kan mau di makan anjing buluk tau, kok malah ngeldek :"( "
" Ehhh?? kaka kira latihan akting XD "
Kemudian Nabilah mengambil batu yg ke 2 kali nya
" Tunggu !! kaka mau lihat jenis kelamin serigala itu, baru deh Kamu lempar batunya "
 " Swinggg BLAKK " Batu ke dua pun mendarat ke kepala M, dengan kesal Nabilah pergi sambil menggembungkan pipinya lalu menangis
" Dasar Bocah Aneh " Ucap M
" Oh iya, serigala itu kelamin nya apa ya? " Lanjut Polos M
Dengan penasaran, dia menghampiri bangkai Serigala liar tersebut
" Waaahh !! ini tidak mungkin !! "
Ternyata M Kaget, karena penis Serigala itu lebih besar dari pada punya nya, tampak wajah kecewa yg terpancar dari raut muka M
" Ga jadi makan serigala deh, hmmm makan apa ya? oh iya ada banyak burung, sepertinya enak nih sup burung " Pikir M dalam hati, tanpa basa basi M menangkap beberapa burung dan di bawa ke tempat Achan

++--- Rumah Tua ---++

" Huhuhu kaka Achan, abang M jahat " Ujar Nabilah kecil mengadu kepada Achan
" Kamu di apain de ? "
" Masa Aku di bilang latihan akting, padahal Aku nangis beneran, tadi Aku mau di makan Anjing jelek "
" Hahaha "
Semua tertawa Cindy yang sakit pun ikut tersenyum, tidak lama kemudian M datang membawa beberapa ekor burung hasil tangkapannya
" Hallo semua, hehehe, Aku bawa burung, ada yang mau masakin ?? " Ujar M
" Akuu ! " Teriak Cindy yang menahan sakit
" Eh? Kamu kan lagi sakit ? " jawab M
" Ee .. engga kok "
" Seterah deh, masak yang enak ya "
" Sip "

Sementara Cindy memasak untuk M, Nabilah dan Achan.
Mereka ber 3 memainkan permainan, muka Nabilah pun hitam karena selalu kalah dalam permainan itu, setiap kalah 1 pertandingan terkena 2 kali coretan Arang, Nabilah pun sudah kalah sebanyak 10 kali, Wajahnya hitam, M dan Achan pun tertawa terbahak bahak.
" Wah harum baunyaa, perut ku sudah lapar " Ucap M
" Eh iya sama " Sambung Achan
" Ah pada curang ni mainnya, wleee " Ujar Nabilah yang kesal karena kalah bermain, di ambilah tempat di mana serbuk arang berada, tak tanggung tanggung setengah serbuk di lempar ke M.
" Hahaha " Tawa Achan melihat wajah M sambil menunjuk wajah M, tidak sampai di situh Nabilah pun melempar kembali setengah sisa serbuk yang ada ke wajah Achan
" Wahahahaha !! " Mocher juga ikut ketawa sambil menunjuk wajah Achan
mereka berdua tertawa bersama karena kejadian ini
Nabilah pun pergi kabur meninggalkan M dan Achan yang sedang sibuk tertawa
" Ka Cindy masak apa ? " Tanya Nabilah penasaran
" Ehh, aku masak sup burung, semoga Kaka M senang yaa :) " Jawab Cindy yang tersenyum senyum sendiri
" Ciyeeeeeeeee, jadi ini masakan Cinta buat ka M ? "
" Sepertinya begituh "Jawab Cindy keceplosan
" Eh engga, ini masakan untuk kita semua kok " Lanjut Cindy mengeles
" Sebenernya apa yang aku pikirin si, huftt " Ujar Cindy dalam hati
" Kayaknya enak tuh ka, icip dikit boleh dong, hehehe " Rayuu gadis kecil yang tergiur oleh masakan Cindy
" Iyaa dede bawel :P "
" Sruuutttttt, hmmmmm enaknyaaaaaa, sering sering ya ka masak nya :D, belajar di manah ka ? "
" Makasih atas pujiannya,oke deh,belajar sendiri de :) "
Nabilah pun icip icip, sampe sampe makan duluan, karena tidak sabar menunggu, Cindy pun selesai memasak di bawalah hidanagan penuh rasa kasihsayang kepada M dan Achan
" Siapa yang sudah menunggu ?? " Tanya Cindy sambil melirik ke arah M
" Saya saya sayaaaa !! " Jawab bareng Nabilah dan Achan
" Ayoo silahkan di cicipi,maaf kalo ga enak " Ujar Cindy
" Hmmmm baunya harum,selamat makan ! "  Ucap Achan yang buru buru menyantap masakan Cindy, Tanpa di suruh siapa pun, Cindy mengambil makanan yang dia masak untuk M, kemudian dia menyodorkannya ke M
" Ehh makasih ya Cin :) " Ucap Mocher
Cindy hanya tersenyum
mereka pun menyantap makanan buatan Cindy bersama sama, malam pun menjelang, lalu M memberikan info yang ia dapat sewaktu keliling Desa, semua terkejut mendengar berita yang di beri tahu oleh M, Ternyata M salah perhitungan, belum sempat berkemas, bulan pun muncul mengeluarkan Sinarnya yang putih
" HOARRRRRRGGGGHHH !!! " Suara auman Monster yang berada tidak jauh dari tempat mereka berada
" Sial !! Aku salah perhitungan !! Cepat semuanya berlindung " Ujar M memberikan perintah
" GA MAU !! Aku mau ikut bertempur bersamamu " Jawab Cindy memaksa
" Ga boleh !! "
" Bodo !! "
" Seterah dah "
M pun bersaip siap untuk bertempur, deangan gaya yang Cool mengeluarkan Pedang yang berwarna Dark Black, denga terpaksa M membawa Cindy yang bersikeras ingin bertempur bersamanya, sedangkan Achan & Nabilah bersembunyi di dalam kamar rumah.
Dari langit terlihat bayang yang menyerupai Ular Raksasa
" Horrrgggggggghhhh  Wussssshhhhh " Naga itupun menyemburkan api berwarna hitam, sekeliling tempat terbakar karena ulah Naga yang mengamuk
" Wow, besar juga naganya " Ujar M yang terpesona
" Dia mikirn apa sih ? Kan ini saat saat kritis " Pikir Cindy dalam hati
Naga itu pun mendekati M dan Cindy
" BRUSHHH " Ekor Naga tersebut mengharah ke M, dengan mudahnya M menghindar
" Brakgghhhh " Tapi tidak dengan Cindy, dia terkena ekor Naga hitam itu, lalu terhempas lumayan jauh
" Uhuuuukk !! "
" Cindy !!! " Teriak M
Naga tersebut bergerak cepat menyusuri tanah, Mocher pun di lilit oleh Naga Hitma itu, M berusaha berontak, tapi apa daya, karena Naga itu sangat kuat
" Hurrraaarrggghhh " Naga itu menyemburkan api hitam ke M, M hanya bisa menangkis dengan pedang nya
" Menarilah Rhysuke !! " Tiba tiba pedang Cindy menghantam Naga tersebut, Naga tersebut pun mulai mengamuk, sasaran nya sekarang Adalah Cindy yang tak berdaya.
" Hgyaaaaa !! KingsDevil Mode !! " seketika Mocher di selimuti Kabut berwarna Hitam di lapisi Aura Ke unguan Hitam
" Blaze Heaven !! " Tebasan Pedang M membelah hampa udara, tebasannya membentuk sebuah Sabit Hitam yang langsung mengarah kepada Naga, Naga tersebut hanya terpental
" HWAARHGGGGG !! " Naga itu semakin mengamuk, Naga tersebut memesatkan kekuatan di dalam mulut untuk menembak Bola Hitam besar.
" BOSSSHHHHHH " Bola Hitam Raksasa itu mengarah langsung ke M.
" Blaze Heaven " BHR pun terpotong menjadi 2
" Technical Line Spedd " M menuju Naga itu sambil berlari dengan secepat kilat, di taikilah Naga dari ekornya, langsung menuju ke atas pala Naga
" Sun Dark Demons Blaze " Di kumpulkan semua kekuatan di satu titik, Terlihat Pedang M mengeluarkan sinar Hitam kemerah merahan
" Mati kau !!! " Naga itupun di tusuk di bagian Kepalanya, Akhirnya M memenangkan pertarungan yang sangat sengit, tak lama kemudian M mengahmpiri Cindy yang terluka parah
" Cindy bertahanlah !! "
" Ii .. iii... yaaa , uhukkk "
" Semua telah usai, bersabarlah !! "
" Swingg swingg swingggg " Dari mayat Naga Hitam itu kelaur Keristal Hitam, Kristal Hitam itu melayang menghampiri M
" Apa ini ?? " pikir M dalam Hati
" Haaah ?? Luka luka ku semua sembuh dalam seketika " Lanjut M pikir dalam hati
" Cindy bersiaplah,akan aku transfer energi dari kristal ini ke kamu "
" Swungg swungg swungg "
Tubuh Cindy pun menyerap energi dari Kristal hitam itu
" Uhhggg...... Terimakasih kaka, Aku mulai membaik " Ujar Cindy yang masih lemas karena di hajar Oleh Naga Hitam
" Syukurlah " Singkat M menjawab
M pun membawa Cindy ke rumah di manah Achan dan Nabilah berada, tak lupa dia membawa Kristal tersebut dan di masukan ke dalam saku nya

Bersambung ke part 7

Semoga kalian bisa terhibur dengan Karangan saya, komentar lu di tunggu, Terimakasih